seorang bernama EDY yang sering di sebut warga sekitar yang punya usaha tersebut , malah menjual nama seorang inisial BIN berpangkat bintang satu, senin 13/01/2020. pkl.15:20 wib. TAPUNG TENGAH -GLOBALNEWSINDONESIA.COM-, EDY pemilik usaha timbangan kelapa sawit di duga menjual nama instansi polisi senin, 13 januari 2020 tersebut dengan mengatakan dari pada saya yang susah mendingan dia yang di susah kan dia hidup nya senang dan sedang kan saya hidup di kampung seperti ini., semua ini sudah ada di kondisi kan sama bpk itu dengan instansi TNI dan pihak kepolisian serta pihak krimsus Polda Riau ucap laki – laki yang bernama edi tersebut., kepada awak media RIAU, GNI ., ketika di mintak keterangan melalui via telepon nya, Lalu edi mengancam wartawan dengan cara mengirimkan poto seorang polisi berpakaian lengkap yunifom, ber, pangkat bintang satu, tersebut silakan masuk, maksudnya silakan naikan berita nya, kalau kamu berani menghadapi jendral itu tutur edi tersebut kepada wartawan di minta keterangan lewat pesan WhatsApp, nya edi., wartawan juga sempat menanyakan izin IMB usaha yang sedang di jalan kan oleh edi tersebut namu edi tidak bisah menunjukan izin nya alasan edi lagi sedang proses ,lewat pesan WhatsApp nya, padahal bangunan nya sudah berjalan beberapa bulan, seharusnya bangunan usaha apa pun itu, tidak boleh didirikan oleh pihak pengelola usaha apa pun kalo belum ada izin IMB yang di Kelurahan kan dari pihak instansi pemerintah terkait, Namu salah satu usaha yang di temukan wartawan ini di duga tidak mengantongi /tidak memiliki izin IMB nya, maka dari itu harapan wartawan tersebut agar pemerintah Kabupaten Kampar segera melakukan sidak dan turun ke lapangan untuk memeriksa tentang izin usaha yang di kelola oleh edi, yang belum memiliki izin IMB tersebut . Karena usaha yang seperti ini akan merugikan ke uwang negara ini tegas wartawan tersebut. Penulis : ANSORI.SH Editor : JANGCIK